Paniai, - Satgas Yonif 711/Raksatama kembali menunjukkan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah di Papua. Melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Satgas berhasil mengubah hasil kebun warga di Kabupaten Paniai menjadi sumber penghasilan baru yang membantu menekan angka kemiskinan di daerah pedalaman.
Program tersebut berawal dari pengamatan personel Satgas terhadap melimpahnya hasil pertanian masyarakat seperti ubi, sayur-mayur, kopi, dan buah lokal yang selama ini belum memiliki nilai jual optimal.
Kendala akses pasar, keterbatasan pengolahan hasil panen, serta minimnya pendampingan membuat banyak hasil kebun hanya dikonsumsi sendiri atau bahkan terbuang.
Melihat kondisi tersebut, personel Satgas Yonif 711/Raksatama mengambil langkah strategis dengan memberikan pelatihan pengolahan hasil kebun, membantu distribusi hasil panen, hingga membuka akses pemasaran ke wilayah sekitar. Warga juga diajarkan cara mengemas produk agar lebih menarik dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Danpos Obano, Letda Inf A. M. Tarigan, mengatakan pendekatan kesejahteraan menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Menurutnya, stabilitas wilayah tidak hanya dibangun melalui pengamanan, tetapi juga lewat peningkatan taraf hidup masyarakat.
“Jika masyarakat memiliki penghasilan yang baik dan kebutuhan ekonominya terpenuhi, maka situasi keamanan juga akan semakin kondusif, ” ujarnya. Selasa (19/05/2026).
Kini, sejumlah kelompok tani di Paniai mulai merasakan dampak positif dari program tersebut. Pendapatan warga meningkat karena hasil kebun mereka dapat dijual secara rutin. Beberapa warga bahkan mulai mengembangkan usaha kecil berbasis hasil pertanian lokal. (*)

Riansyah