PANIAI - Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir melaksanakan patroli dialogis di wilayah Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (14/9/2026). Selain menjaga situasi keamanan, patroli tersebut dimanfaatkan prajurit untuk berinteraksi langsung dengan warga sekaligus membeli hasil bumi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab. Prajurit Marinir menyambangi sejumlah warga yang beraktivitas di lingkungan sekitar dan berdialog mengenai kondisi serta aktivitas sehari-hari masyarakat.

Komunikasi secara langsung tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Satgas Yonif 2 Marinir. Melalui dialog, prajurit dapat mendengar cerita dan aspirasi warga sekaligus memahami kondisi sosial masyarakat di wilayah penugasan.
Tidak berhenti pada komunikasi, prajurit juga menunjukkan kepedulian terhadap aktivitas ekonomi warga dengan membeli berbagai hasil pertanian dan kebun yang dijual masyarakat.
Langkah tersebut memberikan ruang bagi hasil bumi warga untuk terserap sekaligus membantu menggerakkan perputaran ekonomi lokal. Bagi masyarakat, transaksi langsung dengan prajurit menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap usaha dan hasil pertanian yang mereka miliki.
Dansatgas Yonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Lakksono, S.E., menekankan bahwa patroli di wilayah penugasan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan.
Menurutnya, kehadiran prajurit juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Interaksi langsung diharapkan dapat menciptakan rasa aman sekaligus memberikan dampak positif bagi warga.
Pendekatan tersebut dilakukan melalui kegiatan sederhana, seperti menyapa, berdialog, mendengarkan aspirasi, hingga membeli hasil bumi masyarakat.

Patroli dialogis di Enarotali menjadi gambaran bahwa kedekatan antara prajurit dan masyarakat dapat dibangun melalui komunikasi serta kepedulian terhadap kehidupan warga. Hubungan yang semakin erat diharapkan turut mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman dan kondusif.
Satgas Yonif 2 Marinir berkomitmen melanjutkan kegiatan yang memperkuat komunikasi dengan masyarakat Papua. Kehadiran prajurit di tengah warga diharapkan tidak hanya memperkuat keamanan wilayah, tetapi juga mendorong kebersamaan dan kemajuan ekonomi masyarakat setempat.
(PenYonif 2 Marinir)

Updates.