PANIAI - Tawa dan keceriaan anak-anak Kampung Komopa mewarnai kebersamaan bersama prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 2 Marinir di Distrik Sradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Kamis (10/9/2026).
Interaksi hangat tersebut menjadi bagian dari upaya prajurit Marinir membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan. Anak-anak diajak berkomunikasi, mendapatkan motivasi, serta didorong untuk terus belajar dan berani mengejar cita-cita.
Kehadiran prajurit di tengah anak-anak Komopa menghadirkan suasana berbeda. Senyum dan tawa mereka menjadi gambaran sederhana bahwa perhatian dan kebersamaan dapat memberikan semangat bagi generasi muda di wilayah pelosok.
Dalam kegiatan tersebut, para prajurit mengajak anak-anak untuk tetap tekun menuntut ilmu, menjaga persaudaraan, dan tidak mudah menyerah dalam meraih impian.
Pesan tersebut disampaikan melalui interaksi yang berlangsung secara akrab. Prajurit tidak hanya mengajak anak-anak bermain dan berbincang, tetapi juga memberikan dorongan agar mereka memiliki keyakinan terhadap masa depan.

Dansatgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai prajurit yang menjaga wilayah, tetapi juga sebagai keluarga yang memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak agar terus bermimpi dan berusaha mencapai cita-citanya, ” ungkap Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono.
Bagi prajurit Marinir, perjumpaan dengan anak-anak Komopa menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang positif dengan generasi muda.
Di sisi lain, bagi anak-anak, kehadiran prajurit memberikan pengalaman dan motivasi untuk terus belajar. Semangat tersebut diharapkan tumbuh menjadi keyakinan bahwa keterbatasan lingkungan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.
Kegiatan di Kampung Komopa juga memperlihatkan sisi humanis prajurit di tengah tugas menjaga keamanan wilayah perbatasan.
Kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 2 Marinir di wilayah penugasan tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan. Interaksi bersama masyarakat menjadi ruang untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan menciptakan suasana yang harmonis.
Tawa anak-anak Komopa menjadi bagian kecil dari perjalanan panjang mereka menuju masa depan. Dari sebuah pertemuan sederhana, tumbuh pesan bahwa belajar, berani bermimpi, dan pantang menyerah merupakan bekal penting bagi generasi penerus bangsa.
Sumber: Dispen Kormar TNI AL

Riansyah